Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Dismenore merupakan gangguan menstruasi pada wanita yang terjadi saat siklus menstruasi wanita datang. Hal ini terjadi ditandai dengan gejala seperti nyeri yang terasa sakit pada bagian bawah perut. Pembagian dari dismenore sendiri dibagi menjadi dua macam, yakni dismenore yang terjadi dengan tidak adanya suatu kelainan anatomis genitalis. Dismenore sekunder terjadi disertai dengan kelainan anatomis genitalis.

Penyebab dari dismenore gangguan menstruasi pada wanita terjadi adalah disebabkan karena menstruasi ovulator, faktor psikologis sepert stress, faktor yang disebabkan karena hormon steroid, vasoperin, dan juga teori dari prostaglandin yang berlebihan di dalam tubuh wanita yang menyebabkan hal ini terjadi.

Gejala yang dirasakan dari dismenore gangguan menstruasi pada wanita adalah dengan gejala nyeri kram atau juga tegang yang terjadi pada daerah perut yang mulai terjadi 24 jam sebelum haid keluar dan biasanya bertahan sakitnya hingga 24-36 jam berikutnya. Nyeri haid seperti kram pada perut ini biasanya dirasakan pada perut bagian bawah, namun bisa saja menjalar ke bagian punggung dan kemudian ke permukaan dalam paha. Pada mereka yang mengalami dismenore berat biasanya akibat dari nyeri kram pada perut ini bisa disertai dengan muntah dan juga penyakit diare.

Biasanya nyeri yang terjadi pada perut saat menstruasi ini merupakan hal yang wajar dan hampir semua wanita mengalaminya. Rasa nyeri ini dirasa sangat tajam. Dan penyebab pastinya hingga saat ini belum diketahui secara pasti, namun memang terdapat beberapa faktor pencetus yang menyebabkan masalah ini terjadi seperti beberapa hal diatas.

Cara mengatasi nyeri haid gangguan menstruasi pada wanita bisa dilakukan dengan bahan dua jari jahe, dua batang serai, dan gula aren. Cara membuatnya adalah dengan mengupas jahe terlebih dahulu kemudian dibersihkan. Dan semua bahan direbus di dalam empat gelas, kemudian air rebusan ini disisakan hanya tinggal dua gelas saja. Saring dan dinginkan. Cara memakai ramuan ini adalah degan diminum dua kali sehari dengan dosis setengah gelas pada setiap kali minum.

Posted in Gangguan Menstruasi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Keluhan-keluhan yang berkaitan dengan system reproduksi perempuan dgolongkan sebagai gangguan menstruasi pada wanita, nyeri  panggul, gangguan fungsi seksual, atau infertilitas. Walau begitu, gangguan tunggal, misalnya  leiomioma dari uterus dapat muncul  dengan satu gejala atau lebih dari kategori tersebut. Disamping itu, disfungsi seksual dapat berhubungan erat dengan keluhan lain dalam beberapa cara. Disatu sisi pada perempuan dengan keluhan yang berkaitan  dengan fungsi system reproduksi lainnya, masalah yang mendasari mungkin disfungsi seksual berat yang sebenarnya  atau konflik perkawinan. Pada sisi yang lain perempuan dengan gangguan organic berat dari pelvis misalnya penyakit radang panggul, dapat datang dengan disfungsi seksual seperti  dispareunia, yang kenyataannya hanya merupakan manifestasi kecil dari penyakit dasar.

Karena fungsi reproduksi tergantung pada integrasi aksi dari system saraf pusat, kelenjar endokrin dan organ reproduksi, gangguan menstruasi pada wanita (siklus haid), disfungsi seksual dan infertilitas mungkin sebagai akibat dari gangguan sistemik dan psikologis dan juga karena defek primer pada organ-organ reproduksi dan endokrin. Kontrol fisiologik dan endokrin-normal dan abnormal- dari pubertas , usia reproduksi, dan menopause. Gangguan menstruasi dapat dibagi menjadi pendarahan uterus abnormal dan amenorea.

Setelah memahami siklus menstruasi normal dengan menarke sebagai titik awalnya dapat dikemukakan beberapa gangguan menstruasi pada wanita seperti dibawah ini :

Kelainan Siklus Menstruasi

Mencakup bentuk-bentuk kelainan sebagai berikut, polimenorea,  yaitu menstruasi yang sering terjadi dan abnormal. Oligomenora siklus menstruasi melebihi 35 hari, jumlah pendarahan mungkin sama, penyebabnya adalah gangguan hormonal. Amenorea yaitu keterrlambatan mendstruasi lebih dari tiga bulan berturut-turut. Menstruasi wanita teratur setelah mencapai usia 18 tahun. Amenorea primer terjadi ketika seorang wani8ta tidak mengalami menstruasi sehak kecil, penyebabnya kelainan anatomis alat kelamin (tidak terbentuknya rahim, tyidak ada liang vagina, atau gangguan hormonal). Amenorea fisiologis (normal) yaitu seorang wanita sejak lahir sampai menarke terjadi pada kehamilan dan menyusui sampai batas tertentu dan setelah mati haid. Amenorea sekunderyaitu pernah mengalami menstruasi dan selanjutnya berhenti lebih dari tiga bulan, penyebabnya kemungkinan gangguan gizi dan metabolisme, gangguan hormonal, terdapat tumor alat kelamin, atau terdapat penyakit menahun.

Pendarahan diluar haid

Pendarahan diluar haid disebut mestroragia. Pendarahan  ini disebabkan oleh keadaan yang bersifat hormonal dan kelainan anatomis. Pada kelainan hormonal terhadi gangguan poros hipotalamus-hipofise, ovarium (indung telur) dan rangsangan estrogen dan progestern dengan bentuk pendarahan yang terjadi diluar menstruasi, bentuknya bercak dan terus menerus dan pendarahan menstruasi berkepenajngan.  Pengoabatan terhadap kelainan ini pada remaja (gadis dengan pengaturan secara hormonal sedangkan untuk wanita menikah sedangkan untuk wanita menikah atau mempunyai anak de3ngan memeriksa alat kelamin dan bila perlu dilakukan kuretase dan pemeriksaan patologi untuk memastikannya. Untuk menegakkan kepastian dan mengurangi keluhan, sebaiknya dilakukan konsultasi ke dokter ahli. Bentuk gambaran klinis gangguan hormonal dengan pendarahan yaitu pendarahan rahim menyimpang menometroragia (pendarahan banyak dan berkelanjutan dengan menstruasi_ atau metroragia (pendarahan diluar menstruasi).

Pada kelainan anatomis terjadi pendarahan karena adanya gangguan pada alat kelamin diantaranya pada mulut rahum (keganasan, perlukaan atau polip). Pada badan tahim (miona uteri, tumor rahim, polip pada lapisan dalam rahim, keguguran atau penyakit  trofoblast, keganasan). Sedangkan pada saluran telur kelainan dapat berupa kehamiloan tuba (diluar kandungan), radang saluran telur, atau tumor tuba sampai keganasan tuba.  Setiap pendarahan abnormal yang terjadi bersamaan atau diluat menstruasi sebaiknya melakukan nkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

Posted in Gangguan Menstruasi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Agar Bisa Menstruasi

Menstruasi atau haid adalah perdarahan yang dialami wanita secara berkala pada vagian akibat meluruhnya sel di dinding rahim karena tidak dibuahinya sel telur wanita oleh sperma laki-laki pada masa subur. Menstruasi yang normal pada wanita biasnys terjadi perdarahan dengan masa yang teratur yang dimulai sekitar 14 hari setelah matangnya sel telur.

Saat terjadi menstruasi wanita umumnya mudah sensitive hal ini dikarenakan oleh keluarnya dan meningkatnya hormon-hormon kewaniaan, sehingga tak heran banyak wanita yang sering merasa mudah marah, mudah tersinggung saat sedang menstruasi.

Setiap wanita memiliki tingkat berbedaan yang dirasakan ketika menstruasi. terkadang sebagian besar wanita ada yang merasakan sakit di bagian bawah perut, nyeri haid, pusing, mual dan muntah-muntah, sebagian kecil tidak merasakn sakit atau nyeri. Hal ini disebabkan oleh tingkat hormon dan kondisi fisik dari tiap wanita yang berbeda-beda.

Dunia kedokteran semakin mengepayakn sayap perkembangannya, kini ada beberapa cara atau metode bagi beberapa wanita yang ingin mempercepat atau menunda menstruasi itu sendiri sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Bagi beberapa wanita yang ingin mempercepat menstruasi atau menundanya dapat dengan mengkonsumsi beberapa jenis obat dari resep dokter atau bidan tertentu. Namun tentunya obat-obat yang diberikan dokter tidak menjamin dan mempengaruhi jumlah pengeluaran banyak atau sedikitnya darah yang dikeluarkan.

Untuk mempercepat menstruasi atau masa menstruasi, umumnya wanita disarankan terlebih dahulu untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan tertentu dan biasanya hanya dilakukan oleh para wanita yang sudah menikah atau memiliki beberapa anak, serta wanita masa perimenopause dan wanita yang memiliki masalah dengan saluran indung telu, sering datang bulan terlambat.

Posted in Gangguan Menstruasi | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Gangguan Menstruasi

Seorang wanita yang mengalami menstruasi idak lancar atau tidak teratur dapat disebabkan oleh banyak hal. Anovilasi atau tidak melepaskan telur merupakan salah satu penyebab dari keterlambatan menstruasi yang sebagian besar di alami wanita.

Menstruasi yang tidak lancara mungkin dianggap normal jika dialami 1 atau 2 kali dalam setahun. Menstruasi juga tidak teratur dalam beberapa bulan atau tahun setelah mendapatkan menstruasi pertama (menarkhe). Hal ini karena hormon-hormon yang mengontrol menstruasi membutuhkan waktu untuk mencapai keseimbangan.

1. Gaya Hidup

Gaya hidup tertentu dapat mengganggu siklus menstruasi, di antaranya:

- Peningkatan stres. Ini adalah penyebab yang paling umum. Bila Anda mengalami stres karena terlalu banyak pekerjaan, tekanan dari teman-teman atau tuntutan keluarga, menstruasi Anda dapat menjadi tidak teratur. Ketika Anda stres, kelenjar adrenal mengeluarkan hormon kortisol yang berdampak langsung pada beberapa hormon-hormon yang terlibat dalam menstruasi seperti estrogen dan progesteron.

- Berat badan ekstrim. Meskipun berat badan rendah adalah penyebab umum menstruasi tidak teratur, obesitas juga dapat menyebabkan masalah menstruasi. Dalam situasi ini, otak tidak dapat memicu hormon-hormon yang tepat untuk perkembangan folikel, yang diperlukan untuk membuat estrogen.

- Menyusui. Banyak ibu mengalami ketidakteraturan menstruasi sampai selesai menyusui.

- Kontrasepsi. Pil KB dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR)/ spiral dapat menyebabkan perdarahan di antara periode menstruasi. Perdarahan ringan adalah biasa ketika baru mengambil pil kontrasepsi. AKDR/ spiral bahkan juga dapat menyebabkan perdarahan berat.

- Gizi buruk, obat-obatan, merokok, dan kafein dalam kasus-kasus tertentu dapat mengganggu siklus menstruasi.

2. Kondisi Kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan yang dapat mengganggu siklus menstruasi antara lain:

- Sindrom ovarium polikistik (SOPK). SOPK terjadi ketika beberapa kista yang sangat kecil berkembang di dalam ovarium. Ovarium menghasilkan folikel yang memproduksi tingkat estrogen yang tinggi tetapi tidak pernah melepaskan sel telur, mengakibatkan haid tidak teratur.

- Ketidakseimbangan hormon berkaitan dengan perimenopause. Perimenopause adalah periode transisi hormonal sebelum menopause. Secara teknis, menopause terjadi ketika haid Anda berhenti selama 12 bulan berturut-turut sejak haid terakhir. Namun, jarang ada wanita yang mengalami menstruasi teratur sampai tiba-tiba berhenti sama sekali. Yang lebih umum adalah siklus menstruasi berubah-ubah selama beberapa tahun atau bulan sebelum mencapai menopause. Ketidakteraturan ini disebabkan oleh ketidakseimbangan progesteron, hormon yang mengatur jumlah dan lama perdarahan. Fluktuasi progesteron membuat menstruasi berlangsung lebih lama atau lebih pendek.

- Ketidakseimbangan hormon androgen. Beberapa wanita mengalami menstruasi yang tidak teratur karena memiliki terlalu banyak androgen. Hormon laki-laki yang normalnya hanya sedikit di tubuh wanita ini dapat menyebabkan pertumbuhan rambut pada wajah, dagu, dada, dan perut, dan kadang-kadang dikaitkan dengan berat badan yang berlebihan.

- Gangguan tiroid. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang menjaga metabolisme tubuh. Fungsi tiroid berhubungan erat dengan semua hormon di tubuh Anda. Hormon tiroid yang tidak seimbang seperti pada hipotiroidisme dapat mengakibatkan berbagai gejala seperti menstruasi yang tidak teratur, kelelahan, penambahan berat badan, dan depresi.

- Kegagalan ovarium prematur. Kondisi ini adalah ketika Anda berhenti menstruasi sebelum usia 40. Bedah, kemoterapi, dan terapi radiasi perut atau panggul dapat menyebabkan kegagalan ovarium prematur.

- Kondisi lain seperti kelainan rahim (fibroid, kista, polip, endometriosis), sindrom iritasi usus, TBC, penyakit hati, dan diabetes juga dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, meskipun jarang terjadi.

Posted in Gangguan Menstruasi | Tagged , , , , | Leave a comment

Macam-Macam Gangguan Menstruasi

Gangguan menstruasi

a. Pembagian gangguan menstruasi dapat dijabarkan sebagai berikut :

1. Gangguan dalam jumlah darah

- Hipermenorea (menoragia)
- Darah banyak keluar saat menstruasi
- Jumlah napkin lebih dari 5 buah/hari
- Hipomenorea
- Darah kurang dengan siklus normal
- Jumlah napkin kurang dari 3 buah/hari

2. Kelainan siklus

- Polimenorea : siklus kurang dari 20 hari
- Oligomenorea : siklus di atas 35 hari
- Amenorea : terlambat menstruasi selama 3 bulan berturut-turut

3. Perdarahan di luar siklus menstruasi metroragia
4. Gangguan lain yang menyertai menstruasi, yaitu :
- premenstrual tension
- mastodinia
- mittelschmerz
- dismenorea
- vicarious menstruation

b. Premenstrual tention

Premnetrual tention merupakan kleuhan yang menyerati menstruasi dan sering dijumpai pada masa reproduksi aktif. Faktor penyebab :

- Kejiwaan yang labil (premature)
- Gangguan keseimbangan esrogen-progesteron\

Gejala :

- Terdapat kelainan hubungan di lingkungan keluarga dan terlalu peka terhadap perubahan hormonal

- Dapat terjadi :
- retensi natrium dan air, payudara terasa bengkak dan sakit
- Berat badan bertambah
- Disertai edema tungkai

Pengobatan :

- Tanpa pengobatan hilang setelah menstruasi
- Dapat diberikan obat penenang
- Mengurangi gejala klinis, seperti diuretik ringan, testosteron sebagai anti estrogen sebanyak 5 mg selama 7 hari

c. Mittelschmerz

Mittelschmerz merupakan rasa nyeri yang terjadi saat ovulasi. Namun, hal ini jarang dirasakan oleh wanita.

d. Mastalgia

- Rasa berat dan bengkak pada paudara menjelang menstruasi
- Pengaruh estrogen menyebabkan retensio natrium dan air pada payudara
- Tekanan ujung saraf menimbulkan rasa nyeri

e. Vicarious menstruasi

Vicarious menstruasi merupakan perdarahan yang terjadi pada organ lainnya yang tidak ada hubungan endometrium. Pada organ tersebut dapat terjadi perdarahan sesuai dengan siklus menstruasi. Organ tersebut yaitu :

- Hidung menimbulkan epistaksis
- Lambung

f. Amenorea

Amenorea merupakan gejala atau keadaan klinis dengan ciri belum mendapatkan menstruasi atau terlambat menstruasi selama tiga bulan berturut-turut.

Amenorea dapat bersifat :

1) Fisiologis : Sebelum menarche, karena kehamilan, masa klimakterium dst

2) Bersifat patologis : primer amenorea, sekunder amenorea

Posted in Gangguan Menstruasi | Tagged , , , , , | Leave a comment